Sabtu, 29 Juli 2017

I'm sorry

Assalamu'alaykum

Jadi ceritanya sudah lama sekali tidak membuka blog dan terpikir akan manfaat teknologi yang sekarang membuat semuanya lebih mudah. Bisa dikatakan pindahan dan akan terus pindahan. Mulai dari catatan di facebook yang beberapa waktu tidak aktif dan mungkin akan tidak kuaktifkan, catatan di hp yang mungkin banget hilang karena kesalahan kecil, catatan di instagram yang sebenarnya spacenya tidak memenuhi kebutuhan untuk menulis, akhirnya terpikir untuk pindahan lagi ke blog yang lama usang. Maafkan penggunaan bahasa yang masih belepotan dan tanggal catatan yang berantakan.

Satu lagi, karena awalnya saya lupa e-mail asli untuk blog ini, akhirnya saya mengundang diri saya sendiri (dengan e-mail lain) sebagai penulis baru di blog ini. Venus adalah Devi dan Devi adalah Venus.

Semoga blog usang ini lebih membawa manfaat untuk kedepannya walaupun penulisnya hanyalah manusia yang memiliki sedikit ilmu.

Barakallah fiikum.

Mimpiku, mimpi mereka

Kupersembahkan untuk Dua Orang Paling Penting dalam Hidupku
(Bapak H. Rasminto, S.H. dan Ibu Darwati)

Tanpa peran Papa dan Mama, aku tak akan pernah berfikir untuk menginjakkan kaki ke FEB UGM. Papa adalah seseorang yang menginginkan aku untuk menjadi sarjana akuntansi dan Mama adalah seseorang yang menginginkan aku untuk kuliah di UGM.

Kuliah di akuntansi FEB UGM bukan hal yang mudah (so I'm proud of you guys who have passed it). Tugas, kuis, ujian, kkn, skripsi, ujian pendadaran, dan ujian komprehensif menjadi pengisi perjalanan selama menempuh kuliah disini. Kegiatan organisasi, bisnis, dan kepanitiaan menjadi pengisi di antara kewajiban-kewajiban perkuliahan. Mengenal orang-orang baru, mengenal sahabat-sahabat baru, main kemana-mana, nangis dan ketawa bareng, nugas, nglembur bareng dan juga masih bertemu, menghabiskan waktu bareng sahabat-sahabat existing (? karena kalau menyebut lama terasa aneh), hal yang memberikan warna tersendiri selama kuliah.

I did it, 3,5 tahun (dengan diisi drama ingin pindah jurusan dan ingin-ingin yang lain). Alhamdulillah alladzi bi ni'matihi tatimmus sholihat. Nikmat dari Alloh sangat-sangat tak terkira hingga hari ini.

Terima kasih Papa yang sudah membanting tulang hingga harus terpisah kota, terpisah pulau, dan memberikan dukungan hingga aku mendapatkan ijazah ini. Terima kasih mama yang selalu bersama-sama disaat apapun (Sepertinya Alloh SWT Menciptakan kami untuk selalu bersama-sama 😊). Terima kasih Papa dan Mama yang sudah memberikan nasihat, arahan, didikan, bimbingan, dukungan, do'a, air mata, tenaga dan everything yang nggak bisa disebutkan.

Terima kasih banyak untuk semuanya. I dedicate it for Papa and Mama. Aku persembahkan ijazah, selempang, semua ini untuk Papa dan Mama. I love you, Pa. I love you, Ma.

Sleman, 18 Mei 2017
Devi Ayu Mustikoweni, S.E.

Jangan sampai puasamu menjadi sia-sia

Ustadz Sulaiman Rasyid hafizhahullahu
29/5/2017 MPR ba'da isya

Tangga ke 1 Rosulullah berkata aamiin
Tangga ke 2 Rosulullah berkata aamiin
Tangga ke 3 Rosulullah berkata aamiin

Ketika itu Jibril berkata:
Tangga ke 1: Celaka sungguh celaka seseorang yang menemui Ramadhan tetapi selesai Ramadhan dosanya belum diampuni
Tangga ke 2: Celaka sungguh celaka seseorang yabg menjumpai orang tuanya semasa hidup namun tidak menjadikannya pintu masuk surga
Tangga ke 3: Celaka orang yang ketika disebut nama Rosulullah tidak membalas dengan bersholawat kepadamu

Hubungan suami, istri, orang tua

Saat ini sulit ditemui:
-Istri yang tidak pernah protes atas apapun pemberian suaminya.
Istri yang menjadi penghubung antara suaminya dan orang tuanya.
-Suami yang bisa bertutur kata lembut kepada istrinya dibandingkan dengan orang/wanita lain.
-Orang tua yg lebih sering mengelus kepala anaknya daripada memegang gadgetnya. Jangan sampai puasa kita sia-sia karena puasa, sholat, haji, baca Qur'an, sedekah, kepada tetangga dan teman loyal tapi pada orang tua tidak bersikap baik.

Jangan sampai puasa sia-sia karena tidak baiknya hubungan seseorang dengan suami, istri, atau orang tuanya.